Minggu, 25 April 2021

Cara Meningkatkan Kecepatan Upload dan Download di Windows 10

 


Ketika bekerja dengan internet, koneksi yang baik dan lancar menjadi hal yang menyenangkan. Namun ketika semuanya melambat, itu akan sangat mengganggu. Hal pertama yang kemudian anda pikirkan dengan kondisi tersebut adalah koneksi jaringan yang buruk. Dan jika itu terjadi pada anda, anda kemudian dapat meningkatkan kecepatan koneksi internet di komputer Windows anda. Tapi bagaimana jika koneksi jaringan anda baik-baik saja dan hanya bermasalah ketika anda mengupload atau mendownload?


Tahukah anda, bahwa dengan sedikit pengaturan tweak, anda dapat meningkatkan kecepatan internet anda di Windows 10? Pada artikel kali ini, saya akan menyajikan kepada anda beberapa tips sederhana untuk meningkatkan kecepatan upload dan download di Windows 10.



Meningkatkan Kecepatan Upload dan Download di Windows 10


Ini adalah hal-hal yang dapat anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan upload dan download di Windows 10. Mari kita bahas beberapa metode secara mendetail.



1. Tutup Aplikasi dan Tab yang Tidak Perlu


Jika anda menghadapi kecepatan download yang lambat, coba tutup semua aplikasi yang dapat menggunakan internet anda. Jika anda tidak tahu aplikasi mana yang menggunakan internet anda, coba periksa penggunaan data anda.


  • Untuk melakukan itu, luncurkan aplikasi Settings dari Start Menu atau dengan menekan tombol Win + I.

  • Kemudian di jendela Settings, pilih Network & Internet.

  • Selanjutnya klik Data Usage dibawah Network status di panel kanan.



  • Sekarang, pilih jaringan yang anda gunakan saat ini dari bagian Choose a network.

  • Kemudian periksa aplikasi mana saja yang tidak perlu menggunakan internet dan tutup aplikasi tersebut.




Anda juga harus menutup tab browser yang tidak perlu jika anda mengupload atau mendownload sesuatu dari browser anda.


Lakukan kedua hal diatas dan periksa apakah itu meningkatkan kecepatan upload dan download anda.



2. Nonaktifkan Metered Connection


Jika anda telah mengaktifkan Metered Connection, coba nonaktifkan karena dapat membatasi kemampuan mendownload dan mengupload anda. Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah berikut ini.


  • Luncurkan aplikasi Settings dengan menekan tombol Win + I.

  • Kemudian pilih Network & Internet.

  • Selanjutnya klik Properties (dari jaringan yang anda gunakan saat ini).

  • Di halaman selanjutnya, gunakan tombol Set as metered connection untuk menonaktifkan Metered Connection.



  • Sekarang, restart komputer anda dan periksa apakah itu meningkatkan kecepatan upload dan download anda.



3. Nonaktifkan Aplikasi Background


Ada banyak sekali aplikasi yang berjalan di background dan menggunakan internet tanpa anda sadari. Namun, anda dapat menonaktifkan aplikasi-aplikasi tersebut di Windows 10 untuk mendapatkan kecepatan upload dan download.


Untuk melakukannya, anda dapat membaca artikel saya laiinya tentang cara menghentikan aplikasi yang berjalan di background di Windows 10.



4. Gunakan Koneksi Kabel


Jika anda menggunakan Wi-Fi, anda dapat mencoba beralih ke koneksi kabel untuk meningkatkan kecepatan upload dan download di PC Windows 10 anda. Koneksi Wireless tidak dapat selalu diandalkan seperti menggunakan koneksi kabel. Oleh karena itu, jika anda berada dalam dilema untuk memilih antara Ethernet dan Wi-Fi, cobalah menggunakan Ethernet jika anda ingin mendapatkan kecepatan upload dan download yang sangat bebas hambatan. Anda juga dapat mengatur untuk menonaktifkan WiFi secara otomatis saat terhubung ke koneksi kabel.



5. Beralih ke Google atau Open DNS


Salah satu hal yang dapat anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan upload dan download adalah dengan beralih ke Google atau Open DNS.


  • Untuk melakukan itu, luncurkan Control Panel dari Start Menu atau dengan menekan tombol Win + R, kemudian ketik control dan tekan Enter.

  • Di jendela Control Panel, pilih Network and Internet - Network and Sharing Center dan klik Wi-Fi/Ethernet pada bagian Connections di panel kanan.

  • Selanjutnya klik Properties di jendela Wi-Fi/Ethernet Status, kemudian klik dobel pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) di jendela Wi-Fi/Ethernet Properties.

  • Di jendela baru, pilih Use the following DNS server addresses dan masukkan DNS address dibawah ini tergantung pilihan anda.


Untuk Google DNS:

Preferred DNS server: 8.8.8.8 and Alternate DNS server: 8.8.4.4


Untuk Open DNS:

Preferred DNS server: 208.67.222.222 and Alternate DNS server: 208.67.220.220



Setelah mengubahnya, coba upload atau download kembali, semoga kecepatan internet anda meningkat.


Jika DNS di atas tidak meningkatkan kecepatan upload atau download anda, maka anda juga dapat membaca artikel saya tentang cara mengubah server DNS anda untuk menemukan DNS terbaik untuk meningkatkan kecepatan internet anda.


Sekian tutorial kali ini, semoga salah satu metode diatas membantu anda dalam meningkatkan kecepatan upload dan download di PC Windows 10 anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serat pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Cara Menonaktifkan Auto-Correct di Android

 


Auto-correct atau koreksi otomatis adalah hal yang konstan di sebagian besar ponsel Android modern, tetapi terkadang hal itu bisa lebih merugikan daripada menguntungkan. Meskipun seharusnya membantu pengguna menghindari kesalahan eja, namun auto-correct dapat dengan mudah salah menilai apa yang anda coba ketik dan mengubah kata-kata yang anda maksud menjadi sesuatu yang sama sekali berbeda. Kebetulan, sebagian besar dari kita memiliki pengalaman dengan auto-correct yang gagal dan sadar bagaimana mereka dapat dengan mudah membajak seluruh percakapan dan menyebabkan kebingungan.


Jika anda melihat kesalahan auto-correct ini lebih sering terjadi, sebaiknya nonaktifkan auto-correct di perangkat Android anda.



1. Nonaktifkan Auto-Correct untuk Gboard


Sebagian besar perangkat Android saat ini dilengkapi dengan keyboard Gboard yang terpasang secara default. Jika anda mengandalkan Gboard untuk aktivitas mengetik, inilah cara anda menghilangkan auto-correct.


  • Buka aplikasi Settings di ponsel anda, kemudian gulir ke bawah hingga anda menemukan System dan ketuk di atasnya.

  • Pilih Language & input dan selanjutnya, klik Virtual keyboard.



  • Anda akan melihat daftar semua keyboard yang diinstal pada perangkat anda. Pilih salah satu yang sedang anda gunakan, dalam hal ini Gboard.

  • Setelah anda mengakses pengaturan Gboard, cari dan ketuk opsi Text Correction.

  • Kemudian gulir ke bawah hingga anda mencapai bagian Correction dan nonaktifkan opsi Auto-correction. Atau, anda dapat membiarkan Auto-correction aktif, tetapi aktifkan juga opsi mengaktifkan opsi Undo auto-correct on backspace yang terletak dibawahnya.




Sekarang anda dapat kembali ke aplikasi messaging tanpa harus khawatir akan mengetik sesuatu yang konyol.


Jika auto-correct anda saat ini tidak aktif dan anda ingin mengaktifkannya kembali, cukup ikuti langkah-langkah di atas untuk mengaktifkan kembali opsi Auto-correction.


Mengingat ada banyak opsi lain yang berkaitan dengan keyboard, anda mungkin harus tahu bahwa kebanyakan dari mereka memberi anda opsi untuk menonaktifkan auto-correct pada masing-masing pengaturannya.



2. Nonaktifkan Auto-Correct Jika Anda Menggunakan Keyboard Virtual Berbeda


  • Sekali lagi, buka Settings di ponsel anda, kemudian pilih Languages & input - Virtual keyboard.

  • Pilih keyboard yang anda gunakan. Dalam hal ini, saya menggunakan Chrooma.



  • Anda akan diarahkan langsung ke aplikasi.

  • Ketuk Language di bagian bawah layar.

  • Pilih Text correction.



  • Dari menu pop-up yang muncul, ketuk Auto-correction untuk melihat opsi. Ada lebih banyak opsi di Chrooma daripada di Gboard.

  • Anda dapat memilih untuk menonaktifkan fitur sepenuhnya dengan memilih Off dan ketuk OK atau memilih seberapa agresif anda ingin auto-correct anda. Pilih antara Modest, Aggressive atau Very Aggressive.




Langkah-langkah ini bervariasi tergantung pada keyboard yang anda gunakan, tetapi anda harus menemukan opsi yang relevan jika anda meluangkan waktu untuk mengutak-atik menu aplikasi.



3. Cara Menonaktifkan Auto-Correct pada Samsung


Jika anda menggunakan ponsel Samsung, kemungkinan besar anda menggunakan keyboard Samsung untuk mengetik. Untuk menonaktifkan auto-correct di perangkat anda, temukan opsi yang disebut Auto replace di Settings ponsel anda.


  • Buka Settings pada perangkat anda, kemudian arahkan ke General management dan pilih Language and input.

  • Selanjutnya pilih Samsung keyboard settings.

  • Dari sana anda harus menonaktifkan Predictive Text, yang juga menonaktifkan fitur Auto replace sehingga anda dapat mengetik dengan tenang.




Auto-correct sering kali dapat menyelamatkan kita dari membuat kesalahan konyol saat mengetik pesan, terutama jika kita sedang terburu-buru, tetapi auto-correct juga dapat membuat kita terlihat buruk dengan memilih kata yang tidak kita inginkan. Jika anda merasa cukup yakin bahwa anda tidak akan membuat kesalahan tanpa auto-correct, anda dapat menonaktifkan fitur ini.


Semoga membantu anda. Anda kemudian dapat membaca artikel saya lainnya tentang 5 opsi accessibility Android bermanfaat yang tidak pernah anda tahu atau 4 alternatif pengganti WhatsApp terbaik yang benar-benar menghormati privasi anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Memperbaiki ESRV.exe Application Error, The application was unable to start correctly (0xc0000142)

 


Beberapa pengguna Windows mengalami error yang mengatakan esrv.exe – Application Error. The application was unable to start correctly (0xc0000142). Click OK to close the application. Pada artikel ini, kita akan membahas apa itu esrv.exe dan bagaimana cara memperbaiki kesalahan esrv.exe.




Apa itu esrv.exe?


Intel Driver Update memiliki proses yang disebut esrv.exe. Ini digunakan ketika pengguna ingin mengupdate driver Intel mereka. Namun, ini adalah proses lama karena Intel telah menggantikan Intel Driver Update dengan Intel Driver & Support Assistance.


Jika Intel Driver Update tidak diuninstall dengan benar, maka anda mungkin menghadapi error esrv.exe - Application Error ini. Pada artikel ini, kita akan memperbaikierror esrv.exe.



Memperbaiki esrv.exe - Application Error


Ini adalah beberapa metode yang dapat anda lakukan untuk memperbaiki error esrv.exe - Application Error. Mari kita bahas secara mendetail.



1. Uninstall Intel Driver Update


Hal pertama dan terpenting yang perlu anda lakukan untuk memperbaiki error ini adalah menguninstall program Intel Driver Update.


Untuk menguninstall aplikasi, anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut.


  • Luncurkan Control Panel dari Start Menu atau dengan menekan tombol Win + R, kemudian ketik control dan tekan Enter.

  • Di jendela Control Panel, pilih Programs - Program & Features.

  • Selanjutnya klik kanan pada Intel Driver Update dan klik Uninstall.



  • Terakhir, restart komputer anda.


Karena program ini dihentikan, maka anda mungkin ingin mendownload Intel Driver & Support Assistant yang baru.



2. Hapus esrv.exe dari Daftar Startup


Jika anda masih melihat proses esrv.exe ini di daftar item Startup, maka anda harus menghapusnya dari daftar.


Untuk melakukannya, anda dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara membersihkan program Startup Windows untuk menghapus entri tersebut.


Setelah melakukannya, restart komputer anda dan periksa apakah itu menyelesaikan masalah anda.



Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat dan membantu anda. Anda kemudian dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara backup dan restore driver PC Windows anda atau cara cek driver yang error di Windows dengan Driver Verifier. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Cara Konvert File IMG ke ISO di Windows 10

 


Kita semua tahu betapa rumitnya hal itu ketika kita harus menangani sejumlah besar file dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita menemukan berbagai file dengan berbagai jenis ekstensi file yang berarti setiap ekstensi file berbeda dari yang lain dan memiliki tujuan tertentu. IMG juga merupakan salah satu ekstensi file tetapi juga salah satu yang tidak kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Pada artikel ini, kita akan mempelajari cara mengkonversi file IMG ini menjadi file ISO tanpa mengurangi kualitas item yang ada di dalamnya.



Apa itu File IMG?


Sebelum kita mulai dengan cara mengkonversi file, pertama-tama mari kita pahami apa tujuan file IMG. File IMG hampir sama dengan file ISO, digunakan untuk menyimpan image lengkap dari sebuah disk. Format IMG sebagian besar digunakan untuk mendistribusikan program seperti System Operasi, aplikasi berat, game dan lainnya. Jika anda seorang gamer PC maka anda mungkin telah melihat bahwa sebagian besar game datang dalam format IMG atau ISO. Ini dianggap sebagai salah satu cara yang lebih baik untuk dump data atau burn CD/DVD di system operasi seperti Windows dan Mac. Windows 10 memungkinkan anda untuk mengakses file di dalam file IMG seperti membuka file ISO seperti drive di File Explorer tetapi anda mungkin masih menghadapi masalah tertentu saat memburn CD/DVD apapun.



Konvert File IMG ke ISO di Windows 10


Sekarang, ada beberapa cara untuk mengkonversi file .img menjadi file .iso. Anda dapat menggunakan aplikasi seperti PowerISO atau tools online gratis seperti IMGtoISO. Tetapi kedua metode ini tidak sepenuhnya terbukti manjur. PowerISO hanya akan mengubah ekstensi dari .img menjadi .iso dan IMGtoISO akan berakhir dengan kerusakan file dengan file internal yang hilang. Oleh karena itu, kita akan menggunakan aplikasi OSFMount gratis untuk tugas ini.


Mari kita mulai dengan langkah-langkah untuk mengkonversi file  IMG ke ISO.


  • Langkah pertama, download dan install tools OSFMount.

  • Kemudian jalankan aplikasi dengan mengklik kanan dan memilih Run as administrator.

  • Setelah aplikasi berjalan, Klik Mount new.



  • Pilih opsi Disk image file dan pilih file .img anda dengan mengklik tombol di samping kotak jalur. Setelah itu klik Next.



  • Sekarang, jika file .img anda terdiri dari beberapa partisi seperti backup system, maka pilih opsi Mount partitions as virtual disks, jika tidak, pilih Mount entire image as virtual disks dan klik Next.



  • Biarkan aplikasi memilih tipe Mount sesuai dengan isi file .img anda kemudian klik Mount.



  • Setelah file di-mount sebagai Virtual Disk, klik kanan pada disk dan klik Save to image file.



  • Pilih folder tempat anda ingin menyimpan file yang dikonversi dan ubah opsi Save as type ke Raw CD Image (*.iso).



  • Dalam beberapa menit, anda akan memiliki file yang telah dikonversi sepenuhnya.


Anda dapat mount banyak file sesuai keinginan dan mengkonversinya sesuai keinginan. Proses ini tidak hanya memudahkan kita untuk membuat file ISO yang berfungsi tetapi juga memastikan bahwa file tidak hilang dalam proses tersebut.


Pastikan untuk unmount virtual disk saat proses konversi selesai dan hemat sebagian ruang disk untuk kebaikan anda sendiri.


Sekian tutorial kali ini. Jika anda ingin mengkonversi file lainnya ke ISO seperti file DMG atau ESD, maka baca artikel saya lainnya tentang cara convert file DMG ke ISO atau cara konversi file ESD ke ISO di Windows.


Semoga bermanfaat untuk anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Sabtu, 24 April 2021

Cara Menggunakan Microsoft Support and Recovery Assistant Untuk Memperbaiki Error Aktivasi Office

 


Sama seperti Windows, produk Microsoft Office juga diaktifkan untuk memastikannya Genuine/Asli. Seringkali terjadi bahkan dengan menggunakan lisensi yang valid, produk terus meminta aktivasi. Pada saat-saat seperti itu, anda dapat menggunakan Microsoft Support and Recovery Assistant untuk mengatasi masalah ini. Tools ini akan membantu anda menyelesaikan semua masalah yang berhubungan dengan Office 365, Outlook, OneDrive, Windows, Dynamics 365 dan lainnya termasuk lisensi. Untuk Office sendiri, tools ini berfungsi untuk Office 365, Office 2019, Office 2106 dan juga Office 2013.



Menggunakan Microsoft Support and Recovery Assistant


Microsoft Support and Recovery Assistant berjalan di PC Windows dan dapat membantu anda mengidentifikasi dan memperbaiki masalah aktivasi dengan Office 365, Office 2019, Office 2106 dan juga Office 2013. Tools ini juga bekerja untuk membantu anda menyelesaikan masalah aplikasi Outlook, OneDrive, Windows, Dynamics 365 dan lainnya.


Mari kita lihat prosesnya dengan mendetail.



  • Setelah itu klik dobel untuk meluncurkannya, kemudian klik install. Itu akan mendownload dan menginstall Microsoft Office Activation Troubleshooters for Office 365.



  • Setelah download dan instalasi selesai, anda harus menyetujui dengan Services agreement dengan memilih I agree.



  • Kemudian masuk dengan akun Office atau Microsoft yang terhubung dengan domain. Untuk itu klik Sign in di pojok kanan atas.



  • Setelah identitas dikonfirmasi, itu akan memperbaiki masalah aktivasi jika anda memiliki key yang valid, jika tidak, ia akan menanyakan anda bagaimana untuk melanjutkan. Ini juga membantu anda menyelesaikan masalah produk lainnya termasuk Outlook, Dynamic 365, OneDrive for Business, Skype for Business.



  • Selanjutnya, pilih Office dan klik Next.



  • Di halaman selanjutnya pilih masalah yang anda hadapi (pilih opsi yang berhubungan dengan aktivasi jika itu yang anda mau perbaiki) dan klik Next.

  • Selanjutnya konfimasi dengan memilih Yes dan klik Next.



  • Troubleshooter kemudian akan mendeteksi masalah yang ada sesuai pilihan anda, kemudian mencoba mengatasinya.



  • Selanjutnya ikuti wizard. Anda kemudian akan diminta untuk merestart PC anda.



Semoga itu dapat membantu anda dalam memperbaiki masalah yang anda hadapi. Anda kemudian dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara menonaktifkan Protected View di Microsoft Word atau memperbaiki error code 1603 saat install Office di Windows 10.


Sekian tutorial kali ini. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Cara Memperbaiki Error 0x4004F00C Aktivasi Microsoft Office Dengan Mudah

 


Ketika anda mencoba menggunakan Microsoft Office, anda mungkin menemukan error aneh yang secara garis besar mengatakan bahwa aktivasi Microsoft Office anda mengalami masalah dengan error code 0x4004F00C. Masalah kemudian menjadi bertambah sulit ketika anda tidak tahu apa arti error tersebut dan apakah itu bisa diperbaiki atau tidak. Error yang dimaksud mungkin muncul dengan pesan lengkapnya seperti berikut ini.


Error Code: 0x4004F00C

Error Description: The Software Licensing Service reported that the application is running within the valid grace period.

Remaining Grace: 3 days  (4133 minute(s) before expiring)


Namun ketika anda mencaritahu dan menemukan artikel ini, anda tidak perlu khawatir lagi karena saya memiliki beberapa opsi yang dapat anda coba untuk memperbaiki error aktivasi Microsoft Office ini.




Memperbaiki Error 0x4004F00C Aktivasi Microsoft Office


Untuk memperbaiki error ini, kita akan menggunakan beberapa metode perbaikan dan semoga salah satu diantaranya dapat memperbaiki error tersebut


Mari kita bahas satu per satu metode yang lebih terperinci.



1. Gunakan Key Aktivasi Office 365 yang Benar


Jika anda menghadapi masalah ini dalam banyak kasus, kemungkinan besar anda mungkin menggunakan versi ilegal Microsoft Office atau key yang salah. Anda mungkin sudah mengetahui ini atau tidak tahu. Namun apapun situasinya, saya mendorong anda untuk mendapatkan salinan resmi software tersebut.


Melakukannya tidak hanya menonaktifkan error tetapi juga memastikan anda aman dari potensi virus dan malware yang dapat menginfeksi komputer Windows 10 anda.


Selain itu, pastikan bahwa tipe product key yang anda gunakan dimaksudkan untuk versi Office tertentu yang anda install. Periksa apakah anda memiliki edisi retail atau edisi volume license.



2. Manfaatkan Office Licensing Diagnostic Tool


Mereka yang mengalami masalah saat mengaktifkan versi Microsoft Office 365 mereka akan sangat memahami untuk memanfaatkan Office Licensing Diagnostic Tool yang tersedia secara gratis untuk didownload.


  • Kunjungi situs resminya, kemudian download.



  • Setelah itu ekstrak file zip, kemudian klik kanan pada  file licenseInfo.cmd dan pilih Run as administrator.



  • Setelah itu, jendela command prompt akan muncul di layar anda dan anda harus mengikuti semua petunjuk di layar.



  • Anda mungkin juga perlu merestart aplikasi Office agar utilitas dapat menyiapkan file log sesuai error yang anda dapatkan.


Tools ini akan membantu anda mengumpulkan data terkait lisensi Office untuk memecahkan masalah terkait lisensi. Setelah berhasil mengikuti instruksinya, maka ia akan mengaktifkan versi Microsoft Office anda sekali dan untuk selamanya.



3. Periksa Beberapa Versi Office yang Diinstall


Ada kemungkinan aktivasi gagal jika anda memiliki beberapa versi Office yang sudah diinstal di komputer anda.


  • Untuk mengetahuinya, buka Control Panel dengan menekan tombol Win + R, kemudian ketik control dan tekan Enter.

  • Di jendela Control Panel, navigasikan ke Programs -  Program and Features.

  • Jika anda menemukan beberapa versi Office dari daftar program yang diinstall, maka klik kanan pada versi Office yang tidak anda inginkan, kemudian pilih Uninstall.





4. Lihat Status Microsoft Office 365


Pengguna yang berlangganan versi Microsoft 365 mungkin menghadapi masalah karena kemungkinan kurangnya update langganan. Jika anda tidak yakin, langkah terbaik disini adalah memeriksa untuk melihat apakah semuanya bergerak ke arah yang benar.



  • Dari sana, kunjungi Subscriptions atau Cancelled Subscriptions.

  • Jika anda menyadari bahwa langganan anda telah kedaluwarsa, maka anda pastinya harus membayar biaya langganannya.




Setelah itu, buka kembali Microsoft Office dan memeriksa apakah semuanya baik-baik saja.



5. Pecahkan Masalah Versi Microsoft Office Anda


Memperbaiki instalasi Office tidak harus membuat gugup jika anda memiliki tools yang tepat. Jadi jika anda kesulitan, anda dapat menggunakan Microsoft Support and Recovery Assistant untuk mempelajari banyak hal tentang apa yang harus dilakukan. Untuk penggunaannya, anda dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara menggunakan Microsoft Support and Recovery Assistant untuk memperbaiki error aktivasi Office.



6. Pilih Zona Waktu yang Benar di Windows 10


Tahukah anda bahwa memiliki zona waktu yang salah dapat menyebabkan Error 0x4004F00C aktivasi Office? Nah, jika situasi ini terjadi pada anda, maka sekarang anda harus memeriksa dan mengubah zona waktu PC anda.


Untuk mengatasi kemungkinan masalah ini, aktifkan opsi Set time zone automatically ke On di jendela Settings - Time & Language.




Semoga salah satu metode diatas membantu anda. Anda juga dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara copy dan paste banyak pilihan teks di Microsoft Word atau cara mengaktifkan atau menonaktifkan Microsoft Defender Application Guard untuk Office.


Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat untuk anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Jumat, 23 April 2021

Cara Menyembunyikan atau Menampilkan Ikon Windows Security di Taskbar Windows 10

 


Ketika membahas tentang keamanan di Windows 10, muncul dua kelompok pengguna, dimana yang satu menganggap Windows Security tidak aman dan yang satu lagi yang tidak pernah ingin menggunakan antivirus pihak ketiga untuk mengamankan PC Windows mereka.


Terlepas dari apa yang anda pilih, anda mungkin ingin menyembunyikan atau menampilkan ikon Windows security di taskbar Windows 10 anda. Pada artikel kali ini, kita akan melihat cara menyembunyikan atau menampilkan ikon Windows security di taskbar.




Sembunyikan atau Tampilkan Ikon Windows security di Taskbar


Untuk melakukannya, kita akan menggunakan tiga metode yang berbeda yaitu melalui aplikasi Settings, Registry Editor dan GroupPolicy Editor. Ketiga cara yang akan kita gunakan tersebut mudah diterapkan jika anda mengikuti artikel ini. Mari kita bahas secara mendetail untuk menyembunyikan atau menampilkan ikon Windows security di taskbar.



1. Melalui Registry Editor


Metode ini berfungsi jika Build version Windows 10 anda adalah 1803 atau yang lebih lama. Jika anda memiliki versi itu, anda dapat mengikuti metode ini. Namun sebelum itu, anda harus membackup registry atau membuat system restore point terlebih dahulu. Jika sudah siap, ikuti langkah dibawah ini.


  • Tekan tombol Win + R, kemudian ketik regedit dan tekan Enter untuk membuka Registry Editor.

  • Di jendela Registry Editor, telusuri jalur berikut dibawah ini.


HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows Defender Security Center\Systray


  • Selanjutnya di panel kanan, klik dobel pada HideSystray dan ubah value datanya menjadi 1 untuk menyembunyikan dan 0 (nol) untuk menampilkan ikon Windows Security.



  • Setelah itu klik OK untuk menyimpan perubahan.


  • Jika perubahan tidak langsung diterapkan, maka anda perlu merestart PC anda.


Catatan: Jika anda tidak menemukan DWORD ini di key Systray, maka klik kanan ruang kosong di panel kanan, kemudian pilih New - DWORD (32-bit) Value dan beri nama dengan HideSystray.



2. Melalui Group Policy Editor


Jika Build version Windows 10 anda di atas 1803, maka anda harus menggunakan Group Policy Editor atau aplikasi Settings untuk menyembunyikan atau menampilkan ikon Windows Security.


Catatan: Metode ini khusus untuk Windows 10 edisi Pro atau Enterprise. Untuk pemgguna edisi Home, anda harus mengaktifkan Group Policy Editor terlebih dahulu agar dapat mengikuti metode ini. Setelah siap, lanjutkan dengan langkah-langkah dibawah ini.


  • Buka Local Group Policy Editor dengan menekan tombol Win + R, kemudian ketik gpedit.msc dan tekan Enter.

  • Di jendela Local Group Policy Editor, telusuri jalur berikut dibawah ini.


Computer Configuration - Administrative Templates - Windows Components - Windows Security - Systray


  • Disini, klik dobel pada Hide Windows Security Systray di panel kanan.



  • Di jendela baru, pilih Enabled untuk menyembunyikan ikon dan Disabled untuk menampilkan ikon Windows Security di taskbar.



  • Kemudian klik Apply dan OK untuk menyimpan pengaturan anda.



3. Melalui Aplikasi Settings


Ini adalah cara paling sederhana untuk mengelola ikon Windows security. Untuk melakukan itu, ikuti langkah-langkah berikut dibawah ini.


  • Luncurkan aplikasi Settings dengan menekan tombol Win + I. Atau klik Start dan pilih Settings atau tekan tombol Win + X dan pilih Settings.

  • Di jendela Settings, pilih Personalization.

  • Di halaman selanjutnya, klik Taskbar di panel kiri dan di panel kanan klik Select which icons appear on the taskbar.



  • Sekarang, klik tombol Windows Security notification icon untuk menyembunyikan atau menampilkan ikonnya di taskbar.




Di jendela ini, anda juga dapat menyembunyikan atau menampilkan ikon lain yang anda inginkan di taskbar.


Semoga artikel ini membantu anda dalam mengelola ikon Windows Security di taskbar Windows 10 anda. Anda juga dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara mengganti ikon aplikasi di Start Menu Windows 10 atau cara meningkatkan Icon Cache di Windows.


Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat untuk anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Cara Mengubah Template Tampilan Folder Library di Windows 10

 


Folder Library (Documents, Pictures, Videos, Music dan lainnya) hadir sebagai folder internal yang memungkinkan anda untuk menyimpan file penting. Jika anda ingin mengubah tampilan atau template folder Library di Windows 10, maka panduan ini akan berguna untuk anda. Ada lebih dari satu metode yang digunakan untuk mendapatkan tampilan yang berbeda untuk folder Library anda.


Sesuai dengan perubahan yang anda buat, folder ini mungkin menampilkan tampilan yang berbeda untuk file dan sub-foldernya. Beberapa di antaranya menampilkan setiap detail yang anda butuhkan, sementara yang lain menampilkan ikon folder/file besar. Namun, jika anda ingin mengubah template tampilan dengan cepat, berikut adalah beberapa metode terbaik yang dapat anda ikuti.




Cara Mengubah Template Folder Library di Windows 10


Di bawah ini adalah cara terbaik untuk mengubah template atau tampilan folder Library di Windows 10. Ikuti salah satu metode yang anda anggap langkah-langkahnya paling mudah untuk diikuti.



1. Ubah Template Folder Menggunakan Optimize Library


Opsi Optimize library untuk terlihat ketika anda membuka folder Library di komputer Windows 10 anda. Itu ditempatkan di dalam menu Library tools yang ditampilkan di menu top ribbon. Untuk informasi anda, jika anda menggunakan opsi ini, template dari semua folder Library (Documents, Music, Videos, Pictures) akan diubah sekaligus.


  • Untuk memulai, anda harus menampilkan folder Libraries untuk mengakse opsi Library Tools yang berada di menu top ribbon. Untuk itu, klik View kemudian klik Navigation pane dan beri ceklist pada Show libraries. Atau anda juga dapat mengetik Libraries di address bar File Explorer dan tekan Enter.



  • Sekarang folder Libraries sudah di tampilkan. Kemudian klik salah satu library ( misalkan Documents). Opsi Library tools akan terlihat di menu top ribbon anda.

  • Klik opsi Library tools, kemudian klik Optimize library for dan pilih template tampilan sesuai dengan kebutuhan anda.



  • Setelah selesai, anda dapat segera menemukan perubahannya.



2. Gunakan Opsi Properties untuk Mengubah Template Folder Library


  • Untuk memulai, klik kanan pada folder Library (Documents, Pictures, Videos, Music dan lainnya) dan pilih opsi Properties.



  • Di jendela Properties library, perluas menu drop-down Optimize this library for dan pilih opsi yang sesuai dengan kebutuhan anda.



  • Kemudian klik OK untuk menyimpan perubahan.



3. Ubah Template Folder dari Panel View


Jika anda memerlukan solusi cepat untuk mengubah template tampilan folder Library, anda bisa memanfaatkan opsi panel View yang terlihat di menu top ribbon. Seperti opsi kedua yang disebutkan dalam artikel ini, anda dapat mengubah template tampilan hanya untuk folder tertentu menggunakan opsi ini.


Untuk menggunakan opsi ini, buka folder Library, klik pada menu View, dan pilih jenis template sesuai keinginan anda.




Ini segera mengubah template dan anda dapat mengubahnya kembali ke sesuatu yang lain menggunakan opsi yang sama.


Itu saja! Semoga metode ini membantu anda mengubah template tampilan folder Library. Anda juga dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara menampilkan Preview pane atau Details pane di File Explorer Windows 10 atau cara hapus histori di Address Bar Windows Explorer di Windows.


Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat untuk anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pengalaman dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!