Selasa, 27 April 2021

Cara Konvert File BIN ke ISO atau JPG

 


Format file BIN adalah format file lama yang dimiliki banyak aplikasi termasuk disk image. ISO telah mengambil tempatnya di software modern, tetapi mungkin ada beberapa tempat dimana anda masih dapat menemukan file BIN.


BIN adalah singkatan dari binary dan file-file ini adalah paket biner yang dikompres. File BIN berisi salinan mentah sektor per sektor dari seluruh disk. File BIN sebenarnya tidak berisi file dan folder, tetapi ini adalah salinan data mentah. File BIN dapat digunakan untuk membuat ulang seluruh disk sumber dan mereka dapat menyimpan informasi seperti informasi bootable, volume attribute, dan detail khusus system lainnya. Untuk melihat konten file BIN, anda perlu memburningnya ke disk atau mount secara virtual.


Format BIN juga telah banyak digunakan untuk menyimpan image data mentah dan anda mungkin ingin mengubahnya menjadi format JPEG/JPG yang lebih berguna. Dalam artikel ini, saya akan membahas beberapa cara konvert file BIN ke ISO dan juga BIN ke JPG yang tersedia baik secara online maupun offline.



Konvert BIN ke ISO


1. Menggunakan WinBin2Iso


WinBin2Iso adalah utilitas sederhana dan kecil yang ditulis untuk Windows untuk mengkonvert file BIN anda ke ISO image. Ukuran utilitas portable ini sekitar 35 KB dan tidak memerlukan instalasi dan pengaturan apapun. Keuntungan utama menggunakan tools ini dibandingkan tools onlinenya adalah dapat dengan mudah digunakan untuk ukuran file yang lebih besar. Ini menghilangkan kebutuhan untuk mengupload file, mengkonvertnya dan kemudian mendownloadnya kembali. WinBin2Iso tersedia untuk semua versi Windows mulai dari Windows XP hingga Windows 10.





2. Menggunakan AnyBurn


AnyBurn adalah konverter BIN ke ISO gratis lainnya yang tersedia untuk Windows. Selain fitur konvertnya, ia juga menawarkan beberapa fitur lain yang berkaitan dengan memburning data ke disk dan membuat CD musik. AnyBurn sepenuhnya gratis untuk digunakan baik pribadi maupun komersial dan tentunya mendukung Windows 10. Utilitas ini juga dapat membantu anda dalam membuat USB dan CD bootable dari file BIN.





Konvert BIN ke JPG


1. Menggunakan Online-Convert


Online-Convert adalah kumpulan tools konvert online yang mendukung konvert di antara banyak format. Dan itu mendukung konvert file BIN ke JPG. Selain itu, aplikasi web ini tidak memerlukan login atau pendaftaran apapun. Anda tinggal mengupload gambar anda dan langsung mendownload hasil konvert. Terlepas dari kontrol kualitas dasar, Online-Convert menawarkan berbagai fitur pengeditan dasar seperti mengubah ukuran peningkatan warna dan pemotongan gambar.





2. Menggunakan Convertio


Karena file gambar diasumsikan berukuran lebih kecil, maka kita dapat menggunakan konverter online untuk mengubah format. Convertio adalah salah satu konverter gambar online gratis yang mendukung konvert dari format BIN ke JPG. Tidak hanya JPG, Convertio juga mendukung banyak format gambar lainnya. Ini sepenuhnya gratis dan memiliki batas atas 100 MB untuk ukuran gambar. Anda dapat mengupload file BIN dari komputer Aanda atau langsung membagikannya dari akun Dropbox/Google Drive anda.




Selain itu, jika anda ingin mengonvert file lainnya, anda dapat membaca artikel saya tentang cara convert HEIC ke JPG di Windows 10 atau cara konversi file ESD ke ISO di Windows.


Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat untuk anda. Jika anda menggunakan layanan online atau offline lainnya, jangan lupa untuk meninggalkannya di kolom komentar di bawah ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Senin, 26 April 2021

Memperbaiki Monitor, Keyboard atau Mouse Tidak Terdeteksi di Komputer

 


Anda mungkin mengalami situasi dimana komputer Windows 10 anda tidak mendeteksi atau mengenali Monitor, Keyboard, atau Mouse. Pada artikel ini, saya akan menyarankan cara yang dapat anda gunakan untuk memperbaiki masalah ini sendiri, sebelum anda membawanya ke tempat servis.



Memperbaiki Monitor, Keyboard atau Mouse Tidak Terdeteksi di Komputer


Metode dibawah ini adalah hal-hal yang dapat anda lakukan untuk memperbaiki situasi dimana komputer Windows 10 anda tidak mendeteksi atau mengenali Monitor, Keyboard atau Mouse yang terhubung di PC Windows anda.



1. Perbaiki Masalah Power


Jika anda menghidupkan komputer tetapi CPU anda tidak dapat mendeteksi atau mengenali Monitor, Keyboard, atau Mouse, anda mungkin menghadapi masalah Power. Anda dapat melakukan hal-hal ini untuk memperbaiki masalah ini.


  • Lepaskan Baterai CMOS, mungkin ditempatkan di atas Motherboard anda. Setelah itu pasang kembali dan lihat apakah itu memperbaiki masalah.

  • Cabut kabel power dan biarkan selama 30 menit, kemudian pasang kembali dan lihat apakah itu memperbaiki masalah.



  • Ganti PSU anda. Power Supply Unit berfungsi untuk mengubah AC menjadi DC tegangan rendah dimana itu dibutuhkan oleh komponen internal komputer anda. Oleh karena itu, jika PSU anda tidak berfungsi, maka tidak ada perangkat eksternal yang berfungsi.

  • Jika anda tidak dapat memperbaiki masalah tersebut, coba lepaskan komponen PC anda satu per satu seperti Hard Drive ekstra dan RAM. Banyak pengguna dapat memperbaiki masalah tersebut dengan mengganti RAM.



2. Kelola Driver


Jika komputer anda masih tidak mendeteksi atau mengenali monitor, keyboard atau mouse eksternal, coba kelola drivernya masing-masing. Driver yang perlu anda perhatikan adalah Display adapter, Monitor, Keyboard, Mouse dan perangkat penunjuk lainnya.



Rollback Driver


Hal pertama yang dapat anda lakukan untuk memperbaiki masalah ini adalah Roll Back driver.


  • Untuk melakukan itu, luncurkan Device Manager dengan menekan tombol Win + X dan pilih Device Manager dari daftar.

  • Selanjutnya di Device Manager, perluas Display Driver, kemudian klik kanan pada Graphics Driver anda dan pilih Properties.

  • Kemudian alihkan tab Drivers dan klik Roll Back Driver.



  • Jika opsinya berwarna abu-abu, maka driver anda belum di update, jadi coba update.


Lakukan hal ini juga untuk driver Keyboard, Mouse dan perangkat penunjuk lainnya.



Update Driver


  • Untuk mengupdate driver anda, buka Device Manager seperti langkah diatas.

  • Kemudian perluas Display Driver di jendela Device Manager, klik kanan pada Graphics Driver anda dan pilih Update Driver.



  • Ikuti petunjuk di layar untuk mengupdate Driver anda


Hal yang sama juga anda lakukan untuk driver Keyboard dan Mouse.



Instal Ulang Driver


  • Untuk menginstal ulang driver anda, buka Device Manager seperti langkah diatas.

  • Kemudian perluas Display Driver di Device Manager, klik kanan pada Graphics Driver anda dan pilih Uninstall Device.

  • Sekarang, restart PC anda.

  • Saat booting Windows akan kembali menginstall driver yang dibutuhkan jika ia mendeteksi perangkat yang terpasang dan semoga itu memperbaiki masalah.


Lakukan juga untuk keyboard, mouse dan perangkat penunjuk lainnya.


Catatan: Jika anda ingin mengupdate atau menginstall ulang driver graphics anda, sebaiknya gunakan metode yang dapat anda baca disini untuk AMD atau disini untuk NVDIA atau disini untuk clean install.


Jika anda masih menghadapi masalah apapun dengan perangkat eksternal, lihat panduan pemecahan masalah lainnya dibawah ini.


Setian tutorial kali ini, semoga dapat membantu anda dalam mengatasi masalah ini. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Apa itu Microsoft Update Catalog dan Cara Menggunakannya

 


Biasanya, anda akan mendownload dan menginstall update Windows melalui Windows Update. Namun, terkadang anda mungkin perlu mencari dan mendownload update tertentu secara manual. Disinilah Microsoft Update Catalog berperan. Meskipun ini bukan situs yang tampak mewah, namun ini adalah tujuan akhir untuk update.



Apa itu Microsoft Update Catalog


Secara teknis, Microsoft Update Catalog dibuat untuk bisnis. Dari pada menunggu proses update dengan waktu yang tak tentu selama jam-jam sibuk, admin IT dapat mendownload update yang diperlukan dari katalog dan secara manual mendorongnya ke komputer di jaringan selama jam kerja di luar jam sibuk.


Hanya karena ini dirancang dengan mempertimbangkan perusahaan, bukan berarti individu tidak dapat menggunakannya juga. Katalog berfungsi dengan baik jika anda mengalami masalah dengan Windows Update, memerlukan update untuk komputer yang offline atau jika anda mencoba memperbaiki sesuatu yang tidak beres dengan Windows. Microsoft menganjurkan agar pengguna non-bisnis memilih Microsoft Download Center.


Terlepas dari betapa sederhana dan tanggal situs katalog terlihat, itu melakukan tugasnya. Anggap saja itu sebagai mesin pencari dasar. Anda dapat mencari update mayor atau minor, perbaikan terbaru, driver dan apapun yang anda temukan di Windows Update.



Menemukan Yang Anda Butuhkan


Microsoft Update Catalog bukanlah yang paling ramah pengguna. Misalnya, tidak ada filter untuk membantu membatasi parameter penelusuran anda. Artinya, sebaiknya anda sudah tahu apa yang anda cari.


Admin IT mungkin sudah mengetahui KB (knowledge base), nomor untuk update atau detail driver. Untuk individu, sebaiknya periksa dengan Windows Update untuk melihat detail download yang gagal.


Tekan Win + I untuk membuka Settings, kemudian pilih Update & Security. Selanjutnya pilih Windows Update. Update yang gagal mungkin terdaftar bersama dengan update yang tertunda. Jika anda tidak melihat apapun, pilih View Update History untuk melihat detailnya.




Setiap update memiliki nama, tanggal dan nomor Knowledge Base yang berada dalam tanda kurung. Anda juga dapat memperluas Driver, Definition Updates dan Other Updates untuk melihat detailnya. Anda hanya perlu mendownload update yang terdaftar sebagai Failed.




Semua detail yang sama untuk update yang gagal harus terdaftar juga di layar utama Windows Update.


Setelah anda memiliki nomor KB atau rincian lainnya, masukkan nomor tersebut ke dalam kotak pencarian di situs Microsoft Update Catalog.


Anda dapat menggunakan istilah penelusuran umum jika tidak yakin dengan apa yang anda cari. Misalnya, anda mungkin hanya ingin melihat update Windows 10 terbaru, jadi anda akan mencari Windows 10. Anda kemudian dapat mendasarkan hal-hal dari tanggal rilis update, klasifikasi dan produk.



Memilih Update yang Tepat


Seperti yang mungkin anda perhatikan, bahkan ketika saya memasukkan nomor KB, berbagai macam update muncul. Ini tidak berarti anda membutuhkan semua itu. Anda hanya perlu yang dirancang untuk OS anda.




Dalam kasus saya, saya memerlukan versi Windows 10 64-bit. Anda juga perlu mengetahui versi OS anda saat ini. Dalam kasus saya, ini adalah 20H2. Semua rincian untuk setiap update terdaftar dengan pembaruan itu sendiri.


Jika anda tidak yakin tentang detail ini, anda dapat menemukan semua yang anda butuhkan dengan menekan Win + I untuk membuka Settings. Pilih System dan gulir ke bawah di panel kiri dan pilih About. Anda akan melihat detail tentang system anda, versi OS, dan lainnya.




Anda dapat mengurutkan setiap kolom dalam urutan naik atau turun. Ini adalah yang terdekat dengan filter. Klik judul kolom di hasil pencarian untuk mengurutkan.



Mendownload dan Menginstall Update


Ketika anda menemukan update yang tepat, klik nama update untuk melihat lebih detail. Item terpenting adalah link ke artikel knowledge base yang relevan untuk update anda.



Klik link di bawah More Information atau Support URL. Tindakan ini memberi anda masalah yang diketahui terkait update, sehingga anda tidak akan terkejut. Ini juga memberi anda petunjuk terperinci tentang cara menginstall update. Pastikan anda membaca semua detail ini sebelum mendownload dan menginstall.




Jika anda sudah siap, kembali ke Microsoft Update Catalog dan klik Download di samping kanan update yang anda inginkan.


Klik link download yang disediakan di jendela yang muncul. Jika anda tidak melihat jendela baru yang muncul, anda mungkin perlu menonaktifkan ad block atau aplikasi pemblokir iklan/pop-up apapun. Anda hanya perlu menonaktifkannya untuk situs katalog.




Tergantung pada ukuran download, ini bisa memakan waktu beberapa menit atau lebih. Dengan security dan update mayor untuk system, sebagian besar file berukuran sekitar 500 MB hingga beberapa gigabyte.


Ikuti petunjuk apapun di artikel knowledge base untuk update anda untuk menginstallnya. Anda juga dapat menyimpannya di hard drive eksternal atau flash drive untuk diinstal di system lain. Pastikan anda memilih file update yang benar berdasarkan spesifikasi system tujuan. Anda dapat membaca artikel saya tentang cara download update Windows dan menginstalnya di banyak PC. Sementara itu, jangan lupa untuk memeriksa masalah update Windows terbaru untuk mempelajari tentang potensi masalah dengan update Windows.


Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat untuk anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Minggu, 25 April 2021

Memperbaiki ESRV.exe Application Error, The application was unable to start correctly (0xc0000142)

 


Beberapa pengguna Windows mengalami error yang mengatakan esrv.exe – Application Error. The application was unable to start correctly (0xc0000142). Click OK to close the application. Pada artikel ini, kita akan membahas apa itu esrv.exe dan bagaimana cara memperbaiki kesalahan esrv.exe.




Apa itu esrv.exe?


Intel Driver Update memiliki proses yang disebut esrv.exe. Ini digunakan ketika pengguna ingin mengupdate driver Intel mereka. Namun, ini adalah proses lama karena Intel telah menggantikan Intel Driver Update dengan Intel Driver & Support Assistance.


Jika Intel Driver Update tidak diuninstall dengan benar, maka anda mungkin menghadapi error esrv.exe - Application Error ini. Pada artikel ini, kita akan memperbaikierror esrv.exe.



Memperbaiki esrv.exe - Application Error


Ini adalah beberapa metode yang dapat anda lakukan untuk memperbaiki error esrv.exe - Application Error. Mari kita bahas secara mendetail.



1. Uninstall Intel Driver Update


Hal pertama dan terpenting yang perlu anda lakukan untuk memperbaiki error ini adalah menguninstall program Intel Driver Update.


Untuk menguninstall aplikasi, anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut.


  • Luncurkan Control Panel dari Start Menu atau dengan menekan tombol Win + R, kemudian ketik control dan tekan Enter.

  • Di jendela Control Panel, pilih Programs - Program & Features.

  • Selanjutnya klik kanan pada Intel Driver Update dan klik Uninstall.



  • Terakhir, restart komputer anda.


Karena program ini dihentikan, maka anda mungkin ingin mendownload Intel Driver & Support Assistant yang baru.



2. Hapus esrv.exe dari Daftar Startup


Jika anda masih melihat proses esrv.exe ini di daftar item Startup, maka anda harus menghapusnya dari daftar.


Untuk melakukannya, anda dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara membersihkan program Startup Windows untuk menghapus entri tersebut.


Setelah melakukannya, restart komputer anda dan periksa apakah itu menyelesaikan masalah anda.



Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat dan membantu anda. Anda kemudian dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara backup dan restore driver PC Windows anda atau cara cek driver yang error di Windows dengan Driver Verifier. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Kamis, 22 April 2021

Memperbaiki Error ''Sysprep was not able to validate your Windows installation''

 


Sysprep atau System Preparation Tool adalah tools penting untuk OS Windows anda, dimana ini membantu untuk mengotomatiskan penyebaran OS Windows Anda. Utiliats ini menyiapkan referensi Windows image dan depersonalisasinya, menghapus semua unique identifier (SID, GUID) dari system yang diperlukan untuk penerapan yang benar di jaringan perusahaan.


Namun, terkadang dalam beberapa kasus, anda mungkin mengalami error dengan pesan Sysprep was not able to validate your Windows installation. Error ini terutama saat anda menjalankan perintah berikut dibawah ini.


sysprep /generalize /oobe /shutdown



Ada beberapa alasan yang menyebabkan error ini seperti instalasi aplikasi Microsoft Store, hilangnya Program Windows default, upgrade dari versi Windows sebelumnya dan lainnya.

Pada artikel ini, saya akan menyarankan anda dengan metode remediasi yang dapat membantu anda.


Memperbaiki Error Sysprep was not able to validate your Windows installation

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk memperbaiki error Sysprep yang tidak dapat memvalidasi instalasi Windows anda.


1. Periksa File Log

Periksa file log di

%windir%\system32\Sysprep\panther\setupact.log

Anda dapat membuka file setupact.log menggunakan Notepad dan mencari errornya. Ini mungkin akan memandu anda ke arah pemecahan masalah yang perlu anda lakukan.


2. Nonaktifkan BitLocker dan Coba Jalankan Sysprep

Jika setelah memeriksa file log, anda menemukan bahwa file anda memiliki salah satu dari dua error dibawah ini, maka coba nonaktifkan BitLocker.

  • Error SYSPRP BitLocker-Sysprep: BitLocker is on for the OS volume. Turn BitLocker off to run Sysprep. (0x80310039)

  • Error [0x0f0082] SYSPRP ActionPlatform::LaunchModule: Failure occurred while executing ‘ValidateBitLockerState’ from C:\Windows\System32\BdeSysprep.dll



Anda juga dapat menonaktikan BitLocker menggunakan perintah dibawah ini di command prompt.

Buka Command Prompt dengan hak admin. Tekan tombol Win + R, kemudian ketik cmd dan tekan Ctrl + Shift + Enter, kemudian masukan perintah berikut dan tekan Enter.


manage-bde -status
Disable-Bitlocker –MountPoint ‘C:’

Perintah diatas akan menonaktifkan Bitlocker. Dan sekarang, coba jalankan Sysprep kembali dan lihat apakah itu memperbaiki masalah.


3. Uninstall Aplikasi UWP yang Mungkin Telah Anda Install

Jika anda melihat error berikut dibawah ini, maka ini berarti anda telah mendownload aplikasi Universal Windows Platform atau menghapus aplikasi secara tidak benar. Oleh karena itu, anda harus mengikuti langkah-langkah dalam solusi 3 dan 4 untuk memperbaiki masalah tersebut.

  • Error SYSPRP Package SomeAppName_1.2.3.500_x64__8we4y23f8b4ws was installed for a user, but not provisioned for all users. This package will not function properly in the sysprep image.

  • Error SYSPRP Failed to remove apps for the current user: 0x80073cf2.

Anda harus menguninstall semua aplikasi UWP untuk memperbaiki masalah tersebut. Ada beberapa cara untuk menguninstall aplikasi. Anda dapat menguninstall menggunakan Registry Editor, PowerShell ataupun Command Prompt.




Anda juga dapat mengetik nama aplikasi di kotak Search Windows, kemudian pilih Uninstall dan ikuti petunjuk di layar untuk menguninstall aplikasi.


4. Instal Ulang Aplikasi Default Windows

Jika aplikasi default Windows hilang dari komputer anda, maka anda mungkin menghadapi error ini. Oleh karena itu, anda perlu merestore semua program Windows default untuk memperbaiki masalah ini.

  • Untuk melakukan itu, tekan tombol Win + X dan pilih Windows PowerShell (Admin) dari daftar.

  • Kemudian di jendela PowerShell, masukan perintah dibawah ini dan tekan Enter.

Get-AppxPackage -AllUsers| Foreach {Add-AppxPackage -DisableDevelopmentMode -Register “$($_.InstallLocation)\AppXManifest.xml”}



  • Proses ini akan memakan waktu yang lama, jadi tunggu hingga selesai. Setelah itu restart komputer anda dan periksa apakah masalah telah diperbaiki.


5. Modifikasi Registry

Jika anda mengalami error Sysprep setelah mengupgrade Windows 10 anda, maka memodifikasi sedikit Registry dapat menyelesaikan masalah untuk anda. Backup registry anda terlebih dahulu sebelum mengikuti langkah dibawah ini.

  • Buka Registry Editor dengan menekan tombol Win + R, kemudian ketik regedit dan tekan Enter.

  • Di jendela registry editor, telusuri jalur berikut dibawah ini.

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\Setup

  • Di panel kanan, temukan Upgrade, kemudian klik kanan padanya dan pilih Delete.



  • Sekarang, restart komputer anda dan periksa apakah masalahnya sudah teratasi.


6. Sysprep Tidak Akan Berjalan Pada OS yang Telah Diupgrade

Jika anda telah mengupgrade OS anda dari Windows 7, 8, 8.1 ke Windows 10, maka anda akan menghadapi error berikut.

"Error [0x0f0036] SYSPRP spopk.dll:: Sysprep will not run on an upgraded OS. You can only run Sysprep on a custom (clean) install version of Windows."

Anda hanya dapat menjalankan Sysprep pada Windows versi custom atau clean install.

Untuk melewati ini, anda harus mengubah value data dari CleanupState. Jangan lupa untuk membackup registry anda.

  • Untuk melakukannya, buka Registry Editor dengan menekan tombol Win + R, kemudian ketik regedit dan tekan Enter.

  • Di jendela Registry Editor, telusuri jalur berikut dibawah ini.

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\Setup\Status\SysprepStatus

  • Kemudian klik dobel pada CleanupState di panel kanan, kemudian ubah value datanya menjadi 7 dan klik OK untuk menyimpan perubahan.



  • Setelah itu restart komputer anda dan lihat apakah masalah anda telah diperbaiki.

Semoga salah satu metode diatas memperbaiki masalah anda. Anda juga dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara memperbaiki aplikasi Windows tidak merespons atau cara blokir aplikasi di Windows 10.

Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat untuk anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Rabu, 21 April 2021

Memperbaiki Profile not deleted completely, Error–The directory is not empty di Windows 10

 


Ketika proses penghapusan profil pengguna anda tidak diselesaikan dengan benar, maka itu bisa menampilkan pesan profile error di Windows anda, dimana pesan error secara keseluruhan berbunyi; Profile not deleted completely, Error-The directory is not empty. Meskipun biasanya muncul saat anda menghapus bagian dari profil Domain, anda juga mungkin dapat menemukannya di komputer rumah anda. Terlepas dimana anda mendapatkan error ini, anda dapat memperbaikinya dalam beberapa saat.




Anda dapat membuat profil untuk memungkinkan seseorang mengakses komputer anda dan menghapusnya saat pekerjaan selesai. Namun, jika Windows 10 tidak menyelesaikan seluruh proses penghapusan profil, anda mungkin menemukan pesan error yang disebutkan di atas saat menghapus folder atau file tertentu.



Memperbaiki Profile not deleted completely, Error–The directory is not empty


Untuk memperbaiki error ini, kita akan menggunakan dua metode sederhana yang dapat mengatasi error ini. Mari kita bahas satu per satu secara mendetail.



1. Hapus Profil dari System Properties


Jika ada beberapa konflik internal saat menghapus profil sebelumnya, ada kemungkinan anda akan mendapatkan pesan error ini di komputer Windows 10 anda. Cara termudah untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menghapus profil Account Unknown dari System Properties.


  • Buka Settings Windows dengan menekan tombol Win + I, kemudian pilih System di jendela Settings.

  • Di halaman selanjutnya klik About di panel kiri, sementara di panel kanan klik Advanced system settings.



  • Di jendela System properties, klik Settings di bawah bagian User Profiles.



  • Jika anda dapat menemukan profil pengguna bernama Account Unknown dalam daftar, maka pilih dan klik tombol Delete.



  • Mungkin perlu beberapa saat untuk menyelesaikan prosesnya. Setelah selesai, klik tombol OK untuk menyimpan perubahan.



2. Nonaktifkan Service Windows Search


Karena menyediakan pengindeksan file, beberapa dokumen atau file lama dari profil yang dihapus sebagian mungkin ditautkan. Oleh karena itu, nonaktifkan service Windows Search untuk sementara mungkin dapat memperbaiki masalah ini di komputer anda. Untuk itu, anda dapat menggunakan jendela Services, dan dengan demikian, anda tidak memerlukan software pihak ketiga untuk menyelesaikannya.


  • Tekan tombol Win + R, kemudian ketik services.msc dan tekan Enter untuk membuka Services. Anda juga dapat membukanya dari Start Menu, atau mencarinya lewat Search Windows.

  • Setelah itu, temukan dan klik dobel pada service Windows Search di panel kanan.



  • Kemudian klik Stop pada bagian Startup type, kemudian klik Apply dan OK.



  • Sekarang anda dapat melakukan tugas yang ingin anda lakukan sebelumnya.


Anda kemudian dapat mengaktifkan kembali service Windows Search dengan mengikuti langkah di atas dan mengklik Start di Startup type. Namun service ini juga akan dimulai ulang secara otomatis saat anda merestart atau menghidupkan kembali komputer anda.


Sekian tutorial kali ini, semoga itu membantu anda. Anda juga dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara memperbaiki Windows Explorer yang error atau cara menghapus dan mengembalikan folder 3D Objects dari File Explorer di Windows 10. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!