Senin, 26 April 2021

Memperbaiki Error 0x800704C8: The requested operation cannot be performed Saat Mengcopy File

 


Banyak pengguna mengalami error saat mereka mencoba mengcopy file. Error tersebut menampilkan pesan yang mengatakan Error 0x800704C8: The Requested operation cannot be performed on a file with a user-mapped section open. Seperti yang dikatakan dalam deskripsi error tersebut bahwa operasi yang anda minta tidak dapat dilakukan pada file dengan bagian user-mapped yang terbuka. Oleh karena itu dapat dipastikan bahwa error ini terjadi karena kurangnya permission (izin) atau jika aplikasi pihak ketiga tersebut mengganggu  hak administrator anda.




Pada artikel ini, saya akan membantu anda memperbaiki error ini dengan beberapa solusi sederhana yang dapat anda ikuti dengan mudah.



Memperbaiki Error 0x800704C8: The Requested operation cannot be performed


Dibawah ini adalah beberapa metode perbaikan yang dapat anda lakukan untuk memperbaiki Error 0x800704C8 saat mencoba mengcopy file di Windows anda.


Mari kita bahas metode perbaikan satu per satu secara mendetail.



1. Ambil Kepemilikan File atau Folder


Metode perbaikan yang pertama cukup jelas. Error ini terjadi ketika kurangnya permission yang diberikan, maka jika anda mencoba untuk mengcopy file atau folder dengan error ini, anda harus terlebih dahulu mengambil kepemilikan file atau folder tersebut dan kemudian daru mengcopy file atau folder.


Untuk melakukannya, anda dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara mengambil alih kepemilikan file atau folder di Windows 10.




Setelah melakukannya, coba copy file tersebut, dan semoga anda tidak menghadapi Error 0x800704C8 lagi. Jangan lupa untuk mereset permission file dan folder tersebut ke Default jika itu merupakan file system atau karena alasan tertentu lainnya.



2. Nonaktifkan Antivirus


Jika anda memiliki aplikasi antivirus pihak ketiga, coba nonaktifkan untuk sementara saat anda mengcopy file. Ini bisa sangat berguna jika anda menghadapi error ini saat menggunakan Hyper-V.



3. Jalankan Visual Studio dengan hak Admin


Jika anda memindahkan file dari Visual Studio, maka anda perlu memastikan bahwa file tersebut memiliki hak administrator. Jika anda tidak yakin tentang itu, saat hendak meluncurkan aplikasi, gunakan klik kanan pada aplikasi dan pilih Run as administrator.


Jika anda bukan administrator, anda dapat membaca cara mengaktifkan standard user untuk menjalankan program dengan hak administrator tanpa password.


4. Jalankan Files and Folder Troubleshooter


Jika tidak ada solusi yang disebutkan di atas yang dapat memperbaiki masalah anda, maka coba jalankan Files and Folder Troubleshooter untuk memperbaiki masalah.



  • Kemudian jalankan troubleshooter dan ikuti petunjuk di layar untuk menggunakannya.




Setelah menjalankan Files and Folder Troubleshooter, periksa apakah masalah masih berlanjut.



5. Jalankan System File Checker


Masalahnya juga bisa jadi karena file system yang rusak. Oleh karena itu, anda perlu menjalankan System File Checker (SFC) untuk memperbaiki masalah tersebut.


Untuk melakukannya, baca artikel saya tentang semua yang perlu anda ketahui tentang SFC /Scannow.


Jangan lupa untuk merestart komputer anda setelah selesai menjalankan System File Checker. Dan terakhir periksa apakah itu memperbaiki masalah.


Mudah-mudahan, anda dapat memperbaiki Error 0x800704C8: The requested operation cannot be performed saat mengcopy file atau folder dengan salah satu solusi diatas. Anda juga dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara memperbaiki Copy-Paste tidak berfungsi di Windows atau cara memperbaiki Windows Explorer yang error.


Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat untuk anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Minggu, 25 April 2021

Memperbaiki ESRV.exe Application Error, The application was unable to start correctly (0xc0000142)

 


Beberapa pengguna Windows mengalami error yang mengatakan esrv.exe – Application Error. The application was unable to start correctly (0xc0000142). Click OK to close the application. Pada artikel ini, kita akan membahas apa itu esrv.exe dan bagaimana cara memperbaiki kesalahan esrv.exe.




Apa itu esrv.exe?


Intel Driver Update memiliki proses yang disebut esrv.exe. Ini digunakan ketika pengguna ingin mengupdate driver Intel mereka. Namun, ini adalah proses lama karena Intel telah menggantikan Intel Driver Update dengan Intel Driver & Support Assistance.


Jika Intel Driver Update tidak diuninstall dengan benar, maka anda mungkin menghadapi error esrv.exe - Application Error ini. Pada artikel ini, kita akan memperbaikierror esrv.exe.



Memperbaiki esrv.exe - Application Error


Ini adalah beberapa metode yang dapat anda lakukan untuk memperbaiki error esrv.exe - Application Error. Mari kita bahas secara mendetail.



1. Uninstall Intel Driver Update


Hal pertama dan terpenting yang perlu anda lakukan untuk memperbaiki error ini adalah menguninstall program Intel Driver Update.


Untuk menguninstall aplikasi, anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut.


  • Luncurkan Control Panel dari Start Menu atau dengan menekan tombol Win + R, kemudian ketik control dan tekan Enter.

  • Di jendela Control Panel, pilih Programs - Program & Features.

  • Selanjutnya klik kanan pada Intel Driver Update dan klik Uninstall.



  • Terakhir, restart komputer anda.


Karena program ini dihentikan, maka anda mungkin ingin mendownload Intel Driver & Support Assistant yang baru.



2. Hapus esrv.exe dari Daftar Startup


Jika anda masih melihat proses esrv.exe ini di daftar item Startup, maka anda harus menghapusnya dari daftar.


Untuk melakukannya, anda dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara membersihkan program Startup Windows untuk menghapus entri tersebut.


Setelah melakukannya, restart komputer anda dan periksa apakah itu menyelesaikan masalah anda.



Sekian artikel kali ini, semoga bermanfaat dan membantu anda. Anda kemudian dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara backup dan restore driver PC Windows anda atau cara cek driver yang error di Windows dengan Driver Verifier. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Kamis, 22 April 2021

Memperbaiki Error ''Sysprep was not able to validate your Windows installation''

 


Sysprep atau System Preparation Tool adalah tools penting untuk OS Windows anda, dimana ini membantu untuk mengotomatiskan penyebaran OS Windows Anda. Utiliats ini menyiapkan referensi Windows image dan depersonalisasinya, menghapus semua unique identifier (SID, GUID) dari system yang diperlukan untuk penerapan yang benar di jaringan perusahaan.


Namun, terkadang dalam beberapa kasus, anda mungkin mengalami error dengan pesan Sysprep was not able to validate your Windows installation. Error ini terutama saat anda menjalankan perintah berikut dibawah ini.


sysprep /generalize /oobe /shutdown



Ada beberapa alasan yang menyebabkan error ini seperti instalasi aplikasi Microsoft Store, hilangnya Program Windows default, upgrade dari versi Windows sebelumnya dan lainnya.

Pada artikel ini, saya akan menyarankan anda dengan metode remediasi yang dapat membantu anda.


Memperbaiki Error Sysprep was not able to validate your Windows installation

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk memperbaiki error Sysprep yang tidak dapat memvalidasi instalasi Windows anda.


1. Periksa File Log

Periksa file log di

%windir%\system32\Sysprep\panther\setupact.log

Anda dapat membuka file setupact.log menggunakan Notepad dan mencari errornya. Ini mungkin akan memandu anda ke arah pemecahan masalah yang perlu anda lakukan.


2. Nonaktifkan BitLocker dan Coba Jalankan Sysprep

Jika setelah memeriksa file log, anda menemukan bahwa file anda memiliki salah satu dari dua error dibawah ini, maka coba nonaktifkan BitLocker.

  • Error SYSPRP BitLocker-Sysprep: BitLocker is on for the OS volume. Turn BitLocker off to run Sysprep. (0x80310039)

  • Error [0x0f0082] SYSPRP ActionPlatform::LaunchModule: Failure occurred while executing ‘ValidateBitLockerState’ from C:\Windows\System32\BdeSysprep.dll



Anda juga dapat menonaktikan BitLocker menggunakan perintah dibawah ini di command prompt.

Buka Command Prompt dengan hak admin. Tekan tombol Win + R, kemudian ketik cmd dan tekan Ctrl + Shift + Enter, kemudian masukan perintah berikut dan tekan Enter.


manage-bde -status
Disable-Bitlocker –MountPoint ‘C:’

Perintah diatas akan menonaktifkan Bitlocker. Dan sekarang, coba jalankan Sysprep kembali dan lihat apakah itu memperbaiki masalah.


3. Uninstall Aplikasi UWP yang Mungkin Telah Anda Install

Jika anda melihat error berikut dibawah ini, maka ini berarti anda telah mendownload aplikasi Universal Windows Platform atau menghapus aplikasi secara tidak benar. Oleh karena itu, anda harus mengikuti langkah-langkah dalam solusi 3 dan 4 untuk memperbaiki masalah tersebut.

  • Error SYSPRP Package SomeAppName_1.2.3.500_x64__8we4y23f8b4ws was installed for a user, but not provisioned for all users. This package will not function properly in the sysprep image.

  • Error SYSPRP Failed to remove apps for the current user: 0x80073cf2.

Anda harus menguninstall semua aplikasi UWP untuk memperbaiki masalah tersebut. Ada beberapa cara untuk menguninstall aplikasi. Anda dapat menguninstall menggunakan Registry Editor, PowerShell ataupun Command Prompt.




Anda juga dapat mengetik nama aplikasi di kotak Search Windows, kemudian pilih Uninstall dan ikuti petunjuk di layar untuk menguninstall aplikasi.


4. Instal Ulang Aplikasi Default Windows

Jika aplikasi default Windows hilang dari komputer anda, maka anda mungkin menghadapi error ini. Oleh karena itu, anda perlu merestore semua program Windows default untuk memperbaiki masalah ini.

  • Untuk melakukan itu, tekan tombol Win + X dan pilih Windows PowerShell (Admin) dari daftar.

  • Kemudian di jendela PowerShell, masukan perintah dibawah ini dan tekan Enter.

Get-AppxPackage -AllUsers| Foreach {Add-AppxPackage -DisableDevelopmentMode -Register “$($_.InstallLocation)\AppXManifest.xml”}



  • Proses ini akan memakan waktu yang lama, jadi tunggu hingga selesai. Setelah itu restart komputer anda dan periksa apakah masalah telah diperbaiki.


5. Modifikasi Registry

Jika anda mengalami error Sysprep setelah mengupgrade Windows 10 anda, maka memodifikasi sedikit Registry dapat menyelesaikan masalah untuk anda. Backup registry anda terlebih dahulu sebelum mengikuti langkah dibawah ini.

  • Buka Registry Editor dengan menekan tombol Win + R, kemudian ketik regedit dan tekan Enter.

  • Di jendela registry editor, telusuri jalur berikut dibawah ini.

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\Setup

  • Di panel kanan, temukan Upgrade, kemudian klik kanan padanya dan pilih Delete.



  • Sekarang, restart komputer anda dan periksa apakah masalahnya sudah teratasi.


6. Sysprep Tidak Akan Berjalan Pada OS yang Telah Diupgrade

Jika anda telah mengupgrade OS anda dari Windows 7, 8, 8.1 ke Windows 10, maka anda akan menghadapi error berikut.

"Error [0x0f0036] SYSPRP spopk.dll:: Sysprep will not run on an upgraded OS. You can only run Sysprep on a custom (clean) install version of Windows."

Anda hanya dapat menjalankan Sysprep pada Windows versi custom atau clean install.

Untuk melewati ini, anda harus mengubah value data dari CleanupState. Jangan lupa untuk membackup registry anda.

  • Untuk melakukannya, buka Registry Editor dengan menekan tombol Win + R, kemudian ketik regedit dan tekan Enter.

  • Di jendela Registry Editor, telusuri jalur berikut dibawah ini.

HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\Setup\Status\SysprepStatus

  • Kemudian klik dobel pada CleanupState di panel kanan, kemudian ubah value datanya menjadi 7 dan klik OK untuk menyimpan perubahan.



  • Setelah itu restart komputer anda dan lihat apakah masalah anda telah diperbaiki.

Semoga salah satu metode diatas memperbaiki masalah anda. Anda juga dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara memperbaiki aplikasi Windows tidak merespons atau cara blokir aplikasi di Windows 10.

Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat untuk anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Rabu, 21 April 2021

Memperbaiki Profile not deleted completely, Error–The directory is not empty di Windows 10

 


Ketika proses penghapusan profil pengguna anda tidak diselesaikan dengan benar, maka itu bisa menampilkan pesan profile error di Windows anda, dimana pesan error secara keseluruhan berbunyi; Profile not deleted completely, Error-The directory is not empty. Meskipun biasanya muncul saat anda menghapus bagian dari profil Domain, anda juga mungkin dapat menemukannya di komputer rumah anda. Terlepas dimana anda mendapatkan error ini, anda dapat memperbaikinya dalam beberapa saat.




Anda dapat membuat profil untuk memungkinkan seseorang mengakses komputer anda dan menghapusnya saat pekerjaan selesai. Namun, jika Windows 10 tidak menyelesaikan seluruh proses penghapusan profil, anda mungkin menemukan pesan error yang disebutkan di atas saat menghapus folder atau file tertentu.



Memperbaiki Profile not deleted completely, Error–The directory is not empty


Untuk memperbaiki error ini, kita akan menggunakan dua metode sederhana yang dapat mengatasi error ini. Mari kita bahas satu per satu secara mendetail.



1. Hapus Profil dari System Properties


Jika ada beberapa konflik internal saat menghapus profil sebelumnya, ada kemungkinan anda akan mendapatkan pesan error ini di komputer Windows 10 anda. Cara termudah untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menghapus profil Account Unknown dari System Properties.


  • Buka Settings Windows dengan menekan tombol Win + I, kemudian pilih System di jendela Settings.

  • Di halaman selanjutnya klik About di panel kiri, sementara di panel kanan klik Advanced system settings.



  • Di jendela System properties, klik Settings di bawah bagian User Profiles.



  • Jika anda dapat menemukan profil pengguna bernama Account Unknown dalam daftar, maka pilih dan klik tombol Delete.



  • Mungkin perlu beberapa saat untuk menyelesaikan prosesnya. Setelah selesai, klik tombol OK untuk menyimpan perubahan.



2. Nonaktifkan Service Windows Search


Karena menyediakan pengindeksan file, beberapa dokumen atau file lama dari profil yang dihapus sebagian mungkin ditautkan. Oleh karena itu, nonaktifkan service Windows Search untuk sementara mungkin dapat memperbaiki masalah ini di komputer anda. Untuk itu, anda dapat menggunakan jendela Services, dan dengan demikian, anda tidak memerlukan software pihak ketiga untuk menyelesaikannya.


  • Tekan tombol Win + R, kemudian ketik services.msc dan tekan Enter untuk membuka Services. Anda juga dapat membukanya dari Start Menu, atau mencarinya lewat Search Windows.

  • Setelah itu, temukan dan klik dobel pada service Windows Search di panel kanan.



  • Kemudian klik Stop pada bagian Startup type, kemudian klik Apply dan OK.



  • Sekarang anda dapat melakukan tugas yang ingin anda lakukan sebelumnya.


Anda kemudian dapat mengaktifkan kembali service Windows Search dengan mengikuti langkah di atas dan mengklik Start di Startup type. Namun service ini juga akan dimulai ulang secara otomatis saat anda merestart atau menghidupkan kembali komputer anda.


Sekian tutorial kali ini, semoga itu membantu anda. Anda juga dapat membaca artikel saya lainnya tentang cara memperbaiki Windows Explorer yang error atau cara menghapus dan mengembalikan folder 3D Objects dari File Explorer di Windows 10. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Selasa, 20 April 2021

Cara Memperbaiki Black Screen Saat Install Program Baru di Windows 10

 


Beberapa pengguna Windows mengalami black screen saat menginstall program baru di PC Windows 10 mereka. Error ini dapat terjadi karena beberapa alasan berbeda seperti package instalasi yang tidak lengkap, file system yang rusak, error pada driver graphic, dan lainnya. Saya akan membahas semua kemungkinan perbaikan untuk error ini. Jadi, mari kita mulai.



Perbaiki Black Screen Saat Menginstall Program Baru


Ini adalah hal-hal yang perlu anda lakukan untuk memperbaiki black screen saat menginstall program baru di Windows 10. Namun sebelum anda melanjutkan dengan solusi dibawah ini lihat artikel saya yang lain terlebih dahulu untuk mengetahui penyebab dan perbaikan paling umum terkait black screen. Setelah itu, lanjutkan dengan solusi dibawah ini.



1. Jalankan SFC dan DISM


Seperti yang disebutkan sebelumnya, masalah ini dapat terjadi karena file system rusak. Oleh karena itu, untuk memperbaikinya, kita akan menjalankan System File Checker. Untuk melakukan itu, anda dapat membaca artikel saya tentang cara scan dan memperbaiki file system Windows yang rusak.


Ini akan memakan waktu lama, jadi, biarkan proses berjalan dan memperbaiki masalah tersebut. Setelah selesai coba kembali untuk melihat apakah ini memperbaiki masalah anda. Jika tidak, lanjutkan ke metode selanjutnya.



2. Manajer Driver Graphic Anda


Driver Graphic yang rusak dapat menyebabkan masalah black screen di Windows 10, jadi anda perlu memastikan bahwa driver graphic anda tidak memiliki masalah apapun.



Rollback Driver Graphic


Jika anda mengalami masalah ini setelah update, menurunkan versi bisa menjadi solusi yang cukup bijak.


  • Untuk melakukan itu, luncurkan Device Manager dengan menekan tombol Win + X dan pilih Device Manager.

  • Di jendela Device Manager, perluas Display adapter, kemudian klik kanan pada driver graphic anda dan pilih Properties.



  • Sekarang, di jendela properties, alihkan ke tab Driver dan klik Roll Back Driver.




Jika opsinya berwarna abu-abu, driver anda mungkin sudah ketinggalan zaman, oleh karena itu, update driver graphic untuk memperbaiki masalah.



Update Driver Graphic


Untuk mengupdate driver graphic, anda dapat membaca artikel saya tentang cara update driver VGA AMD di Windows 10 atau cara update driver VGA NVIDIA di Windows 10. Atau jika anda menggunakan VGA on board maka ikuti langkah diatas dan pada tab Driver di properties, klik Update Driver.


Anda juga dapat melakukan clean install graphic card anda jika perlu. Untuk melakukannya, anda dapat membaca tutorial saya tentang cara clean install driver graphics card pada Windows.


3. Hapus dan Download Ulang Software


Jika anda menghadapi black screen saat mengupdate software tertentu, maka masalahnya mungkin karena package instalasi yang rusak. Oleh karena itu, untuk memperbaiki masalah tersebut, anda harus menghapus package penyiapan software. Untuk menghapus software, anda dapat pergi ke lokasi file tersebut dan menghapusnya sepenuhnya. Kemudian download ulang software, sebaiknya simpan di lokasi yang berbeda dan jalankan instalasi dan lihat.


Semoga solusi ini membantu anda dalam memperbaiki error black screen saat menginstall program baru. Anda juga dapat membaca artikel saya lainnya tentang memperbaiki Feature transfer error saat install software di Windows 10 atau memperbaiki masalah download dan instalasi update Windows 10.


Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat untuk anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!

Minggu, 18 April 2021

Memperbaiki Error ''The computer started using the Windows installation media''

 


Melakukan upgrade ke versi baru Windows 10 adalah hal yang layak untuk dilakukan. Namun dalam proses upgrade tersebut, anda mungkin mendapatkan pesan error The computer started using the Windows installation media. Jika anda mengalami error ini, maka artikel ini ditujukan untuk membantu anda. Dalam artikel ini, saya akan menawarkan solusi yang paling sesuai untuk masalah ini. Namun perlu anda ketahui bahwa anda akan melakukan beberapa pemecahan masalah serius yang tentu saja akan menempuh jalur yang sedikit panjang dan (mungkin) lebih rumit.


Saat anda mengalami masalah ini, anda akan mendapatkan pesan error lengkap seperti dibawah ini


"The computer started using Windows installation media. Remove the installation media and restart your computer so that Windows start normally. Then, insert the installation media and restart the upgrade. (Do not select Custom (advanced) to perform an upgrade. Custom (advanced) installs a new copy of Windows and deletes your programs and settings)."




Dalam error tersebut, jika diartikan maka itu mengatakan bahwa komputer mulai menggunakan media instalasi Windows. Keluarkan media instalasi dan restart komputer anda sehingga Windows start dengan normal. Kemudian, masukkan kembali media instalasi dan mulai ulang proses upgrade. Dalam keterangannya juga di sebutkan agar anda tidak memilih opsi Custom (advanced) untuk melakukan upgrade karena itu akan menginstall salinan baru Windows dan akan menghapus program dan pengaturan Windows anda.



Memperbaiki Error The computer started using the Windows installation media


Jika anda menghadapi masalah ini, anda dapat mencoba solusi yang saya rekomendasikan di bawah ini tanpa urutan tertentu dan melihat apakah itu membantu menyelesaikan masalah. Mari kita lihat metode perbaikan yang terlibat satu per satu secara mendetail.



1. Ubah Registry


Sebelum mengikuti langkah perbaikan dibawah ini untuk metode ini, anda disarankan untuk membuat backup registry atau membuat system restore point terlebih dahulu sebagai tindakan pencegahan yang diperlukan. Setelah selesai, anda dapat melanjutkan dengan langkah-langkah dibawah ini.


  • Tekan tombol Win + R, kemudian ketik regedit dan tekan Enter untuk membuka Registry Editor.

  • Di jendela Registry Editor, telusuri jalur berikut di bawah ini.


HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control

  • Di lokasi, di panel kiri, perluas key Control, kemudian gulir ke bawah hingga anda menemukan subkey bernama MiniNT. Jika anda tidak melihat subkey ini, maka lompat ke solusi berikutnya. Jangan membuat key tersebut!


  • Setelah anda mengambil kepemilikan penuh subkey, klik kanan subkey MiniNT dan pilih Delete.



  • Setelah itu tutup jendela registry editor dan restart PC anda.

Saat booting, coba upgrade kembali Windows 10 dan lihat apakah kerror ini teratasi. Jika tidak, coba solusi berikutnya.


2. Upgrade Menggunakan File ISO Windows 10

Seperti yang dijelaskan dalam error tersebut, karena anda mengalami error upgrade instalasi Windows 10 menggunakan Media Creation tools atau Windows Update Assistant, maka solusi untuk mengatasi ini adalah anda harus mendownload file ISO image Windows 10 dari website Microsoft. Setelah anda mendownload file ISO dan menyimpannya di perangkat anda, klik dobel pada ISO image untuk mount sebagai drive virtual. Setelah itu klik dobel pada file setup.exe untuk memulai proses upgrade di tempat dengan File ISO tersebut.


3. Lakukan Clean Install Windows 10

Jika tidak ada solusi di atas yang berfungsi, maka mulailah dengan membackup data penting anda, kemudian buat media instalasi baru dengan versi terbaru dari Windows 10 dan lakukan clean install pada perangkat anda.


Semoga itu membantu anda. Anda juga dapat membaca artikel saya lainnya tentang memperbaiki masalah download dan instalasi update Windows 10 atau mengatasi update Windows 10 yang stuck pada Unsupported Version.

Sekian tutorial kali ini, semoga bermanfaat dan membantu anda. Bagikan jika artikel ini bermanfaat dan jangan lupa tinggalkan komentar anda dibawah ini untuk berbagi pemikiran serta pengalaman anda dalam mengikuti tutorial ini. Terimakasih dan GBU. BERSATU LAWAN COVID-19!!